logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV

Tag: smk kesehatan

Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
510 Views
31 Likes

Jaminan Penempatan Kerja, Keunggulan SMK Kesehatan Purworejo dalam PPDB Online

Adanya jaminan penempatan kerja, bekerja sambil kuliah, menjadi keunggulan tersendiri bagi SMK Kesehatan Purworejo dalam penerimaan siswa baru (PPDB online) tahun 2020 ini.

Tak heran, jika dalam PPDB online kali ini, minat siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, sangat tinggi.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah siswa yang sudah mendaftar, dan memastikan untuk sekolah disini, dengan daftar ulang. Hingga saat ini, sejak pendaftaran dibuka awal Juni lalu, jumlah pendaftar sudah mencapai 180-an.

“Dari jumlah itu, yang sudah melakukan daftar ulang 118 siswa. Target kita, 160 an siswa baru untuk lima atau enam kelas, untuk jurusan keperawatan dan farmasi,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, SSos, MPd, Jum’at (19/6/2020).

Nuryadin optimis, target akan tercapai. Dari pendaftaran yang akan ditutup hingga 3 Juli 2020 ini, jika kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan segera ditutup, meski waktu pendaftaran belum berakhir.

“Bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, untuk segera mendaftarkan diri, mumpung masih ada waktu. Kita menggunakan layanan one day servis. Daftar, seleksi, tes (tertulis dan kesehatan), diterima, langsung daftar ulang,” ungkap Nuryadin.

Untuk pendaftarannya sendiri, bisa dilakukan di Kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo di gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo.

Nuryadin pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para calon siswa baru yang sudah melakukan daftar ulang, dengan menentukan pilihannya di SMK Kesehatan Purworejo. Dan pihak sekolah sudah mempersiapkan fasilitas lengkap, untuk sarana dan prasarana pembelajaran.

SMK Kesehatan Purworejo, jelas Nuryadin, merupakan satu-satunya SMK kesehatan di Purworejo yang sudah terakreditasi A, uji kompetensinya menggunakan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), laboratorium lengkap, dan yang utama, ada jaminan penempatan kerja setelah lulus.

“Kita menggunakan metode multiple intelligence. Tidak ada istilah siswa bodoh. Setiap anak pasti memiliki kelebihan/potensi, apapun itu, baik seni, olahraga, matematik, atau lainnya. Dan itu akan kita kembangkan,” terang Nuryadin.

Dari pengakuan para pendaftar yang sudah melakukan daftar ulang saat wawancara, kata Nuryadin, akhirnya terungkap, kenapa mereka memilih melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo.

Diantaranya, kata Nuryadin, mereka memang dari awal sudah bercita-cita (memilih) di bidang kesehatan yang nantinya bisa bekerja di bidang kesehatan, entah itu dokter, perawat, ahli farmasi, atau lainnya.

Dari orangtua siswa sendiri, yang merasa senang anaknya di bidang kesehatan. Juga, karena ada saudara atau teman yang sudah bekerja di bidang kesehatan, sehingga ketika nanti lulus, bisa mengikuti jejaknya.

“Yang lebih mendominasi, karena adanya jaminan penempatan kerja setelah lulus,” pungkas Nuryadin. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/jaminan-penempatan-kerja-keunggulan-smk-kesehatan-purworejo-dalam-ppdb-online/

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
187 Views
32 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Lakukan Skrining Kesehatan

SMK Kesehatan Purworejo, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo (DKK), melakukan kegiatan skrining (deteksi dini terhadap penyakit), pada siswa.

Kegiatan yang diberi nama Skrining Kesehatan Remaja Terhadap Penyakit Tidak Menular ini, diikuti oleh semua siswa, dari kelas X, XI dan XII semua jurusan, serta guru dan karyawan, dan berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (28/8) hingga Jum’at (30/8).

“Penyakit tidak menular ini, meliputi, hipertensi, gula darah, diabetes melitus, pertumbuhan dan perkembangan anak, serta kesehatan mata,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo, melalui Nina Hadnisari, S.ST, Kajur Keperawatan, Rabu (28/8).

Dijelaskan oleh Nina, kegiatan skrining ini, masih dalam rangka gebyar Kemerdekaan RI ke 74. Dalam hal ini, DKK melalui Puskesmas Mranti, melakukan skrining selama dua hari, Rabu (28/8) dan Kamis (29/8).

Tujuan dari skrining ini, menurut Nina, untuk mengetahui sedini mungkin, apabila ada siswa yang terkena penyakit tidak menular tersebut. Jika sudah diketahui, maka pencegahan dan penanganan bisa dilakukan segera.

“Selesai skrining, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, dan pemberian Fe, tablet penambah darah untuk siswa, pada hari ketiga,” terang Nina, yang didampingi Ardiyanto, Humas SMK Kesehatan Purworejo.

Beberapa pemateri dari Puskesmas Mranti, telah disiapkan untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, yakni, Prasetyaningsih, AMd.Keb,
Agung Dwi Purwadi, AMd. Kep, dan Katarima, S.Kep.,Ns.

Meski baru pertama kali dilakukan, Nina berharap, kerjasama dengan DKK ini bisa lebih baik lagi, dan bisa diagendakan tiap tahun. Karena dengan kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi semua pihak.

“Dengan kegiatan ini, kita akan mengetahui sedini mungkin, apa yang diperlukan tentang kesehatan anak-anak,” pungkas Nina. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/smk-kesehatan-purworejo-lakukan-skrining-kesehatan/

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
169 Views
25 Likes

149 Siswa Baru SMK Kesehatan Purworejo Ikuti PLSSB

Sebanyak 149 siswa baru SMK Kesehatan Purworejo, mengikuti kegiatan PLSSB (Pengenalan Lingkungan Sekolah Siswa Baru). Mereka ini, merupakan siswa kelas X dari jurusan Keperawatan, 99 siswa, dan Farmasi 50 siswa.

PLSSB ini, dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, SSos, MPd, Senin (15/7), di alun-alun Purworejo. Pelepasan ratusan burung merpati oleh para siswa, menandai dimulainya PLSSB di sekolah kesehatan ini.

“Pelepasan burung merpati ini memiliki makna filosofi, supaya siswa bisa meraih/menggantungkan cita-cita setinggi-tingginya,” jelas Nuryadin, Senin (15/7), di sela-sela kegiatan.

Sesuai namanya, terang Nuryadin, PLSSB ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa dengan lingkungan (baru) di sekolah lanjutan atas, serta menanamkan karakter kebangsaan, cinta tanah air, berakhlak mulia. Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan siswa sudah siap mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMK Kesehatan Purworejo.

Kegiatan PLSSB di SMK Kesehatan Purworejo, kata Nuryadin, yang didampingi Waka Humas, Ardiyanto, berlangsung selama 6 hari, dari Senin (15/7) hingga Sabtu (20/7). Beragam materi disampaikan tiap harinya, dengan pemateri yang berbeda, baik dari internal sekolah, maupun pihak eksternal.

“Untuk pendidikan karakter kebangsaan, cinta tanah air, dan kedisiplinan, kita melibatkan Kodim 0708 Purworejo,” kata Nuryadin.

Disampaikan pula oleh Ardiyanto, materi pada hari pertama dan kedua, usai pembukaan, dilanjutkan dengan pengenalan kampus, kurikulum, kejuruan, tata tertib sekolah, ekstrakurikuler, wali kelas, BK, dan pengenalan guru.

Pada hari ketiga, Rabu (17/7), pemberian materi tentang wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan kedisiplinan, akan disampaikan oleh personel Kodim 0708, yang dilanjutkan dengan kegiatan outbound di lapangan Pangen. Kegiatan dilanjutkan dengan persiapan pentas seni di hari selanjutnya.

Kegiatan di hari kelima, Jum’at (19/7), bakti sosial di panti asuhan Muhammadiyah Purworejo, yang bertujuan untuk pembentukan karakter, agar siswa mau berbagi untuk sesama, dan melatih solidaritas.

“Hari terakhir diisi dengan pentas seni, untuk ajang kreativitas siswa, dan penutupan. Saat penutupan, ada pemberian hadiah untuk siswa berprestasi selama kegiatan,” terang Ardiyanto.

Menurut, Nuryadin, kegiatan PLSSB tersebut merupakan agenda rutin dan sesuai juklak, wajib diadakan tiap sekolah bagi siswa baru, dan dilaksanakan pada awal masuk sekolah. Kegiatan tersebut juga sebagai bagian dari promosi sekolah.

“Alhamdulillah, pada penerimaan siswa baru tahun ini, jumlah pendaftar meningkat. Dari jumlah siswa yang diterima, ada 205 pendaftar yang masuk,” pungkas Nuryadin. (Jon)

 

Sumber : http://koranjuri.com/149-siswa-baru-smk-kesehatan-purworejo-ikuti-plssb/

READ MORE
Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
237 Views
16 Likes

113 Siswa SMK Kesehatan Purworejo Ikuti Wisuda dan Sumpah Profesi

113 siswa SMK Kesehatan Purworejo angkatan ketiga, menjalani wisuda dan sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan, Sabtu (15/6), di aula Universitas Muhammadiyah Purworejo. Para siswa yang diwisuda ini, siswa kelas XII, dari jurusan keperawatan 85 siswa dan jurusan farmasi 28 siswa.

Dipimpin oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, acara wisuda berlangsung khidmat, yang ditandai dengan pengalungan samir, penyerahan ijasah secara simbolis, dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat.

Usai diwisuda, para siswa menjalani sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan oleh Asosiasi Tenaga Kesehatan (Asnakes) Jateng, yang dilanjutkan dengan penandatanganan sumpah profesi oleh perwakilan wisudawan, dan diakhiri dengan pelantikan Asisten Tenaga Kesehatan oleh Patkesindo
(Persatuan Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia) Purworejo.

“Dalam wisuda kali ini, juga ada pemberian penghargaan untuk siswa berprestasi, baik akademik maupun non akademik,” ujar Nuryadin, Sabtu (15/6), usai acara wisuda.

Untuk siswa peraih peringkat satu, Heni Aprilia, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 325, nilai rata-rata 81,3. Peringkat kedua diraih Adianti Anita Dewi, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 311, nilai rata-rata 77,8. Dan peringkat ketiga diraih Farah Adelia Susanti, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 307,5, nilai rata-rata 76,9.

Menurut Nuryadin, acara wisuda juga menjadi puncak dari kegiatan ekstra kurikuler. Disini, ada penampilan siswa dalam pentas seni, seperti Hadroh, pencak silat, kesenian ndolalak, maupun musik dari Saka Kustik. Kegiatan hiburan pentas seni ini, juga menjadi strategi sekolah untuk promosi.

Nuryadin menegaskan, bahwa SMK Kesehatan Purworejo, merupakan satu-satunya sekolah di Purworejo yang menggunakan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), dalam menguji kompetensi siswanya di bidang keperawatan dan farmasi. Itu artinya, lulusan SMK Kesehatan Purworejo yang lulus uji kompetensi, sudah kompeten (ahli) di bidang keperawatan dan farmasi.

Nuryadin, S.Sos, M.Pd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, saat memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.

Dalam menjalankan pekerjaannya sebagai asisten tenaga kesehatan, ungkap Nuryadin, harus mampu menjaga kerahasian pasien. Oleh sebab itu, sumpah profesi sangat dipandang perlu, sesuai UU Kesehatan RI no 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Permenkes RI no 80 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Asisten Tenaga Kesehatan.

“Dengan sumpah profesi ini, mereka siap terjun di masyarakat dan dinyatakan profesional,” terang Nuryadin.

Disampaikan pula oleh Nuryadin, dalam UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tahun 2019, SMK Kesehatan Purworejo berada di rangking 7 dari 43 SMK Negeri dan swasta se Purworejo, dan rangking 90 dari 1.534 SMK negeri dan swasta se Jateng. Sekolah ini juga meraih Akreditasi A, dalam akreditasi tahun 2018.

Untuk lulusan tahun ini, kata Nuryadin, dua siswanya diterima kuliah melalui program Bidik Misi di Universitas Negeri Udayana, Bali, di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, atas nama Nursidatun Nafiah, dan Mila Mirani, yang diterima di Fakultas Bioteknologi Universitas Diponegoro Semarang.

“Sebagian besar alumni melanjutkan kuliah, dan sebagian lagi langsung bekerja di beberapa perusahaan,” ungkap Nuryadin.

Nuryadin berpesan pada para wisudawan, agar selalu menjaga nama baik diri sendiri, almamater dan keluarga, dengan berperilaku serta berprestasi yang baik di rumah, tempat kerja, maupun masyarakat.

“Jalankan 4 T, tertib beribadah, tertib belajar, tertib berorganisasi, tertib bekerja, anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik, tenang meyakinkan,” pungkas Nuryadin. (Jon)

 

Sumber : http://koranjuri.com/113-siswa-smk-kesehatan-purworejo-ikuti-wisuda-dan-sumpah-profesi/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
230 Views
31 Likes

SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA Sebagai Tanda Syukur Karena Mendapatkan Akreditasi A

 

 

Senin, 14 Januari 2019. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA. Hari PuSAKA ini adalah hari pengakraban bagi semua warga SMK Kesehatan Purworejo. Bahkan banyak alumni yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Acara dilaksanakan di kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo dengan di awali oleh pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Bapak Nuryadin, S. Sos., M.Pd sebagai kepala SMK Kesehatan Purworejo. Acara pemotongan tumpeng di maksudkan sebagai tanda syukur karena SMK Kesehatan Purworejo mendapatkan akreditasi A dan rasa bangga terhadap para siswa yang berhasil menorehkan banyak prestasi yang di ikutinya. Acara ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan yang akan terus di adakan setiap tanggal 14 Januari di SMK Kesehatan Purworejo.
Acara dilanjutkan dengan perlombaan permainan tradisional untuk melestarikan permainan tradisional yang mungkin sekarang jarang lagi dimainkan oleh anak anak jaman sekarang karena sudah tergeser dari teknologi masa kini, misalnya gadget. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan beberapa perlombaan permainan tradisional, seperti Lompat tali beregu, bakiak, bola bekel, egrang, gobak sodor, congklak beregu, dan tarik tambang.


Lompat tali beregu yang dimainkan oleh 5 anak dan 2 anak sebagai pemegang tali. Permainan ini mungkin terdengar familiar pada jaman sekitar era 90’an sampai 2000. Permainan ini terbilang permainan musiman yang banyak digemari anak-anak jaman dahulu. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan kesabaran.
Bakiak dimainkan oleh 5 anak dengan menggunakan sandal bakiak yang dimainkan oleh 5 anak. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan pemainnya.
Mungkin para anak perempuan jaman dahulu tidak asing dengan permainan bola bekel atau mereka malah sangat jago dalam memainkannya. Permaianan ini dimainkan 1 anak perwakilan setiap kelas. Permainan bola bekel ini digunakan sebagai sarana pengingat permainan masa kecil mereka, karena hampir sebagian siswa SMK Kesehatan Purworejo adalah Perempuan.
Permainan egrang dimainkan oleh 1 anak. Egrang yang dimainkan adalah egrang bambu, dimana setiap anak harus berdiri diatas bambu dan mempertahankan keseimbangan agar bisa berjalan diatasnya. Permainan egrang ini dulu sangat di gemari karena permainannya yang mudah dan menarik.


Gobak sodor adalah permainan tradisional yang dulu banyak diminati anak-anak, karena permainannya yang mudah di pahami. Gobak sodor ini dimainkan oleh 6 orang yang masing-masing menjaga setiap garisnya. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan melatih strategi untuk menang.
Permainan congklak atau biasa di sebut dakon adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 anak di papan congklak dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar di sisi kanan dan kiri papan. Setiap lubangnya di isi oleh biji-biji congklak. Uniknya di SMK Kesehatan Purworejo pemain congklak ada 5 orang dimana setiap orang bergiliran untuk memainkannya sampai akhirnya munculah pemenangnya. Congklak adalah permainan tradisional yang melatih daya pikir untuk menerapkan strategi untuk memenangkannya. Perlombaan terakhir adalah tarik tambang. Dalam acara kali ini, tarik tambang adalah permainan yang paling heboh dan menarik, karena setiap regu yang bertanding harus berusaha untuk menarik tambang dengan sekuat tenaga hingga melampaui batas yang telah ditentukan. Dalam acara ini setiap regu terdiri atas 6 anak. Selain bermain dengan tenaga, setiap regu harus menjaga kekompakan dan tidak boleh lengah. Satu anak lengah, maka itu bisa menjadi keuntungan bagi lawan. Acara tersebut ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang.

READ MORE
Budaya SMKInformasiPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
338 Views
24 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Juara Bertahan Lomba LKS Farmasi dan Keperawatan

 

KORANJURI.COM – Untuk kedua kalinya, SMK Kesehatan Purworejo berhasil mempertahankan juara 1, dalam lomba LKS (Lomba Kompetensi Siswa) jurusan Farmasi dan Keperawatan tahun 2018, tingkat Kabupaten Purworejo.

Atas prestasinya itu, SMK Kesehatan Purworejo akan mewakili Kabupaten Purworejo dalam lomba LKS tingkat Propinsi Jateng untuk jurusan Farmasi dan Keperawatan, yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang di Semarang

“Di tingkat propinsi, kita sangat berharap bisa juara 1, sehingga bisa maju ke tingkat nasional,” jelas Nuryadin S.Sos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (15/9).

Mata lomba farmasi dan keperawatan sendiri, merupakan bagian dari 23 mata lomba yang dipertandingkan dalam LKS SMK 2018, tingkat Kabupaten Purworejo, yang dilaksanakan dari tanggal 10 – 14 September 2018 lalu. Dalam ajang ini, diikuti oleh 150 peserta dari seluruh SMK di Kabupaten Purworejo, baik negeri maupun swasta.

Pada mata lomba LKS Farmasi, jelas Nuryadin, SMK Kesehatan diwakili oleh Vinca Elyana Purwantari, siswa kelas XII jurusan Farmasi. Vinca dibimbing oleh Dra Endang Wahyuningsih. Pada mata lomba Keperawatan, diwakili oleh Pradnya Adanti Via Nuraini. Siswa kelas XII jurusan Keperawatan ini, dibimbing oleh Putri Desiani.

Pada mata lomba Farmasi yang dilaksanakan pada Kamis (13/9), di SMK Penabur, SMK Kesehatan Purworejo berhasil mengungguli peserta dari SMK Mahardika, SMK Pancasila 2, SMK Penabur, dan SMK Bhakti Putra Bangsa, dengan total nilai 896,00.

Dua siswa SMK Kesehatan Purworejo, Vinca Elyana Purwantari, kelas XII jurusan Farmasi dan Pradnya Adanti Via Nuraini, kelas XII jurusan Keperawatan, yang jadi juara 1 di LKS SMK 2018 bidang Farmasi dan Keperawatan tingkat Kabupaten Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

Untuk mata lomba Keperawatan, yang dilaksanakan pada Rabu (13/9), di SMK Kesehatan Purworejo, Pradnya Adanti Via Nuraini berhasil mengungguli peserta lain dari SMK Ash Shiddiqiyah, dan SMK Bhakti Putra Bangsa, dengan total nilai 98,00.

“Materi yang diujikan, teori dan praktek. Untuk Keperawatan, prakteknya cara menangani pasien. Pada Farmasi, prakteknya meracik obat, dan dipresentasikan hasilnya di depan juri,” jelas Nuryadin, yang didampingi Ardiyanto, selaku Humas SMK Kesehatan Purworejo.

Nuryadin sangat bangga dengan prestasi anak didiknya itu. Arti kemenangan itu sendiri, menurut nya, salah satu ujud keseriusan dan komitmen pihak sekolah dalam bidang kesehatan, dan sebagai salah satu indikator untuk menjadi sekolah unggulan.

“Juga merupakan ajang promosi dalam menggali potensi dari masing-masing sekolah,” kata Nuryadin.

Nuryadin juga meminta doa dan dukungan masyarakat Purworejo, agar SMK Kesehatan Purworejo bisa lolos tingkat propinsi, sehingga bisa mengharumkan nama daerah dan sekolah. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/smk-kesehatan-purworejo-juara-bertahan-lomba-lks-farmasi-dan-keperawatan/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
211 Views
30 Likes

PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW, KHOTMIL QUR’AN DAN PERESMIAN TOKO OBAT HERBAL SEHATI KERJASAMA ANTARA ROHIS DAN OSIS SMK KESEHATAN PURWOREJO

Peringatan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang dilaksanakan SMK Kesehatan Purworejo pada tanggal 19 April 2018 bertempat di Kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo Gang Kemuning Pangenjurutengah Purworejo, Sebagai pengisi acara, K.H. Abdul Haq Ashobari dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Isra’ itu sendiri pada intinya adalah perjalanan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjid al-Aqsha di Jerusalem, Palestina yang ditempuh kurang dari satu malam. Adapun mi’raj adalah perjalanan langit. Sebuah perjalanan dari bumi kemudian melintasi lapisan langit menuju sidratul muntaha dan kembali lagi ke Masjid al-Haram.

WhatsApp Image 2018-04-19 at 12.18.41.jpeg

Selain itu beliau berpesan kepada bagi seluruh civitas SMK Kesehatan Purworejo pada khususnya dan umat muslim pada umumnya agar menegakkan dan menjalankan kebaikan selama di dunia, sebagai bekal kita dalam perjalanan panjang di akhirat kelak.  apabila kita semua melakukan kebaikan, maka kebaikan pula akan kita tuai, sebaliknya jika kita melakukan hal-hal yang buruk maka keburukan juga yang akan kita tuai.

Dengan adanya acara peringatan Isra’ Mi’raj ini mudah-mudahan para siswa dapat melaksanakan dan mengimplementasikan sebagai gaya hidup keseharian dengan baik dan benar pada saat ini dan masa yang akan datang.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo Bapak Nuryadin, S.Sos. dalam sambutannya  mengatakan bahwa Acara Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini bersamaan dengan peresmian Toko obat herbal ” SEHATI” sebagai salah satu unit produksi milik SMK Kesehatan Purworejo dan Khotmil Qur’an siswa siswi yang tergabung dalam organisasi Rohis Di bawah bimbingan Pembina Rohis Bapak Ahmad Nur Kholis, S.Pd.I.

WhatsApp Image 2018-04-19 at 12.18.45.jpeg

Alhamdulillah acara tersebut tidak hanya di hadiri oleh siswa- siswi dan dewan guru saja melainkan tetapi juga karyawan dan tamu undangan dari lingkungan sekitar, serta perwakilan dari Yayasan Bina Tani Bagelen Purworejo.

WhatsApp Image 2018-04-19 at 10.15.03.jpeg

READ MORE
KegiatanPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
257 Views
24 Likes

Siswa SMK Kesehatan Purworejo, meraih medali Emas, Perak, dan Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Yogyakarta Championship 2017

3 orang siswa SMK Kesehatan Purworejo telah bertanding dalam Yogyakarta Championship  tahun 2017 “Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament” pada hari Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2017 bertempat di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Perjuangan mereka membuahkan hasil dengan membawa pulang 3 medali, yaitu :
1. Medali Emas oleh Ari Pangestuti (XI Keperawatan 2)
2. Medali Perak oleh Desta Rizky Ramadani (XI Keperawatan 2)
3. Medali Perunggu oleh Prida Setiawan (XI Keperawatan 3)

Medali Emas oleh Ari Pangestuti (XI Keperawatan 2)

Medali Perak oleh Desta Rizky Ramadani (XI Keperawatan 2)

Medali Perunggu oleh Prida Setiawan (XI Keperawatan 3)

Terima kasih atas kerja keras kalian semua dan juga Pak pelatih (Hias Negara) yang telah gigih melatih mereka untuk menjadi pesilat-pesilat hebat.
Semoga perjuangan mereka dapat terus berlanjut untuk turnamen pencak silat lainnya dan menjadikan semangat baru untuk generasi penerus pencak silat SMK Kesehatan Purworejo

Yogyakarta, 15 Oktober 2017

READ MORE
Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
196 Views
29 Likes

SMK Kesehatan, DUDI Tak Boleh Tolak PKL Siswa, Sosialisasi Permenkes No.80 dan Inpres No.9 tahun 2017

Persemki (Persatuan SMK Kesehatan Indonesia) wilayah Kedu, sosialisasikan Permenkes No.80 dan Inpres No.9 tahun 2017, tentang regulasi keberadaan SMK Kesehatan dan lulusan SMK Kesehatan.

Sosialisasi berlangsung Rabu (4/10), di kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo, gang Kemuning, Pangenjurutengah.

Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Persemki Jateng, BP2MK Magelang, Dinas Kesehatan Purworejo, dengan peserta seluruh SMK Kesehatan, SMK negeri/swasta yang memiliki jurusan kesehatan se-wilayah Kedu.

Dijelaskan oleh Nuryadin, S.Sos, Korwil Persemki Kedu, bahwa selama ini, keberadaan SMK Kesehatan dan lulusannya masih menjadi polemik, di dunia industri (pemakai). Dengan adanya Inpres No. 9 dan Permenkes No.18, semakin memperjelas posisi dan keberadaan SMK Kesehatan dan lulusannya.

Dijelaskan dalam Permenkes tersebut, kata Nuryadin, bahwa setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan, serta memiliki pengetahuan dan atau ketrampilan melalui pendidikan bidang kesehatan dibawah jenjang D3, disebut dengan asisten tenaga kesehatan.

“Dengan begitu, lulusan SMK Kesehatan sebagai asisten tenaga kesehatan, bekerja dibawah bimbingan atau menjadi asisten, atau pelaksana teknis S1 atau D3 bidang kesehatan,” jelas Nuryadin, yang juga Kepala Sekolah SMK Kesehatan Purworejo.

Kata Nuryadin, ada 5 jurusan kesehatan yang boleh dibuka, yakni, keperawatan gigi, keperawatan sosial, farmasi, analis kesehatan, dan keperawatan kesehatan. Namun umumnya, di SMK Kesehatan hanya ada jurusan keperawatan kesehatan dan farmasi.

Dengan status yang jelas ini, kata Nuryadin, dunia usaha dunia industri (DUDI) tidak boleh lagi menolak para siswa SMK Kesehatan melakukan PKL (praktek kerja lapangan). Inpres memerintahkan pada Dinas Kesehatan untuk menampung para siswa PKL, dan memanfaatkan tenaga mereka di bidang kesehatan, baik untuk level PNS maupun honorer.

Dengan adanya sosialisasi ini, jelas Nuryadin, para peserta bisa menyatukan langkah, persepsi, visi dan visi, dalam menyiapkan tenaga kesehatan profesional dalam menghadapi globalisasi.

“Antar SMK Kesehatan harus bersinergi, menyatukan langkah lagi dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan meningkatkan kwalitas dan persatuan,” harap Nuryadin. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/permenkes-dan-inpres-soal-smk-kesehatan-dudi-tak-boleh-tolak-pkl-siswa/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
183 Views
27 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Unjuk Gigi di Pameran Nasional

SMK Kesehatan Kabupaten Purworejo turut ambil bagian dalam menyemarakkan Pameran Nasional SMK Kesehatan 2016. Event yang melibatkan seluruh SMK Kesehatan se Indonesia ini, dilaksanakan di Hartono Mall, Jogjakarta, Jumat-Minggu (11-13/11) lalu.

Dalam kesempatan itu, satu-satunya sekolah kesehatan di Kabupaten Purworejo ini, menampilkan beragam kreasi siswa. Beberapa diantaranya seni tari dolalak, musik akutik, dan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin S Sos, melalui Waka Kesiswaan Lu’luil Masfufah mengatakan, selama ini SMK Kesehatan Purworejo tergabung dalam Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki) wilayah Kedu. Sebagai bentuk loyalitas, sekolah ikut serta menyemarakkan pameran nasional tersebut.

“Event itu kita manfaatkan untuk menunjukan beragam karya siswa. Beberapa diantaranya, jahe bubuk instan, temulawak instan, kunyit instan, teh daun sirsak, karlang (akar alang-alang.red), wedang diabetasy, jeltung (jeli jantung.red) terbuat dari buah naga yang dibikin jelly untuk kesehatan jantung, selai jahe, permen jahe, jelly strawbery, bubur ketela, dan permen kunir putih,” ucap Lu’luil, Rabu (16/11).

Lu’luil melanjutkan, selain menampilkan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan, SMK Kesehatan Purworejo juga berpartisipasi dalam ajang perlombaan seni. Sekolah menampilkan kesenian khas Purworejo berupa Tari Dolalak dalam ajang lomba seni tari kreatif tradisional.

“Kita menampilkan Tari Dolalak yang sudah dimodifikasi dengan koreografi modern. Sekolah kita juga diminta mengisi pentas band akustik. Penampilan “Saka Band” dan Tari Dolalak dari sekolah kita mendapat sambutan yang meriah dari seluruh peserta,” lanjutnya.

Lu’luil menambahkan, pameran nasional itu mengangkat tema “Eksistensi SMK Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia”. Panitia mengemas dalam berberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya, seminar nasional, lomba kompetensi siswa, expo pameran produk kratif dan layanan kesehatan, lomba seni tari keratif tradisional, Up Grading Asesor L3P oleh BNSP, dan program penyaluran canagiver bagi Asnakes ke Jepang.

“Peserta pameran berasal dari seluruh SMK Kesehatan se Indonesia. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan juga bagi siswa. Kita bisa belajar banyak dari sekolah lain yang ikut dalam pameran itu,” tandasnya.

Sumber : http://www.kebumenekspres.com/2016/11/smk-kesehatan-purworejo-unjuk-gigi-di.html
READ MORE
  • 1
  • 2
Cari
Daftar Agenda
August 2025
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Jul    
Artikel Terbaru
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
  • Alasan Memilih Jurusan Farmasi
  • Information About Teacher Certification
Recent Posts
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
    July 25, 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    September 8, 2022
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    April 12, 2021
Categories
  • Artikel2
  • Budaya SMK7
  • Business2
  • Cerpen1
  • Education1
  • Finance5
  • Health2
  • Informasi26
  • Kegiatan63
  • Learning1
  • Lifestyle3
  • Opini1
  • Prestasi6
  • Students3
  • Tak Berkategori5
  • Uncategorized50
Tags
artikel siswa balance coach coaching courses education jawa juara lifeguide LKS motivation MPLS office 365 OSIS Pendidikan PMR ppdb pramuka purworejo ROHIS silat smk SMK KESEHAATAN PURWOREJO smk kesehatan smk kesehatan purworejo strategy tips
logotype

Unggul dalam prestasi, berakhlaq mulia, mandiri dan terampil berlandaskan Iman dan Taqwa

FacebookPinterestGithub

Link Cepat

Profil Sekolah

Visi Misi

PPDB

Bantuan

Kontak Kami

Krajan, Pangenjurutengah, Kec. Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54114

(0275) 2971364

© Copyright 2022 SMK Kesehatan Purworejo