logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV

Tag: smk

Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
510 Views
31 Likes

Jaminan Penempatan Kerja, Keunggulan SMK Kesehatan Purworejo dalam PPDB Online

Adanya jaminan penempatan kerja, bekerja sambil kuliah, menjadi keunggulan tersendiri bagi SMK Kesehatan Purworejo dalam penerimaan siswa baru (PPDB online) tahun 2020 ini.

Tak heran, jika dalam PPDB online kali ini, minat siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, sangat tinggi.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah siswa yang sudah mendaftar, dan memastikan untuk sekolah disini, dengan daftar ulang. Hingga saat ini, sejak pendaftaran dibuka awal Juni lalu, jumlah pendaftar sudah mencapai 180-an.

“Dari jumlah itu, yang sudah melakukan daftar ulang 118 siswa. Target kita, 160 an siswa baru untuk lima atau enam kelas, untuk jurusan keperawatan dan farmasi,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, SSos, MPd, Jum’at (19/6/2020).

Nuryadin optimis, target akan tercapai. Dari pendaftaran yang akan ditutup hingga 3 Juli 2020 ini, jika kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan segera ditutup, meski waktu pendaftaran belum berakhir.

“Bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, untuk segera mendaftarkan diri, mumpung masih ada waktu. Kita menggunakan layanan one day servis. Daftar, seleksi, tes (tertulis dan kesehatan), diterima, langsung daftar ulang,” ungkap Nuryadin.

Untuk pendaftarannya sendiri, bisa dilakukan di Kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo di gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo.

Nuryadin pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para calon siswa baru yang sudah melakukan daftar ulang, dengan menentukan pilihannya di SMK Kesehatan Purworejo. Dan pihak sekolah sudah mempersiapkan fasilitas lengkap, untuk sarana dan prasarana pembelajaran.

SMK Kesehatan Purworejo, jelas Nuryadin, merupakan satu-satunya SMK kesehatan di Purworejo yang sudah terakreditasi A, uji kompetensinya menggunakan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), laboratorium lengkap, dan yang utama, ada jaminan penempatan kerja setelah lulus.

“Kita menggunakan metode multiple intelligence. Tidak ada istilah siswa bodoh. Setiap anak pasti memiliki kelebihan/potensi, apapun itu, baik seni, olahraga, matematik, atau lainnya. Dan itu akan kita kembangkan,” terang Nuryadin.

Dari pengakuan para pendaftar yang sudah melakukan daftar ulang saat wawancara, kata Nuryadin, akhirnya terungkap, kenapa mereka memilih melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo.

Diantaranya, kata Nuryadin, mereka memang dari awal sudah bercita-cita (memilih) di bidang kesehatan yang nantinya bisa bekerja di bidang kesehatan, entah itu dokter, perawat, ahli farmasi, atau lainnya.

Dari orangtua siswa sendiri, yang merasa senang anaknya di bidang kesehatan. Juga, karena ada saudara atau teman yang sudah bekerja di bidang kesehatan, sehingga ketika nanti lulus, bisa mengikuti jejaknya.

“Yang lebih mendominasi, karena adanya jaminan penempatan kerja setelah lulus,” pungkas Nuryadin. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/jaminan-penempatan-kerja-keunggulan-smk-kesehatan-purworejo-dalam-ppdb-online/

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
187 Views
32 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Lakukan Skrining Kesehatan

SMK Kesehatan Purworejo, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo (DKK), melakukan kegiatan skrining (deteksi dini terhadap penyakit), pada siswa.

Kegiatan yang diberi nama Skrining Kesehatan Remaja Terhadap Penyakit Tidak Menular ini, diikuti oleh semua siswa, dari kelas X, XI dan XII semua jurusan, serta guru dan karyawan, dan berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (28/8) hingga Jum’at (30/8).

“Penyakit tidak menular ini, meliputi, hipertensi, gula darah, diabetes melitus, pertumbuhan dan perkembangan anak, serta kesehatan mata,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo, melalui Nina Hadnisari, S.ST, Kajur Keperawatan, Rabu (28/8).

Dijelaskan oleh Nina, kegiatan skrining ini, masih dalam rangka gebyar Kemerdekaan RI ke 74. Dalam hal ini, DKK melalui Puskesmas Mranti, melakukan skrining selama dua hari, Rabu (28/8) dan Kamis (29/8).

Tujuan dari skrining ini, menurut Nina, untuk mengetahui sedini mungkin, apabila ada siswa yang terkena penyakit tidak menular tersebut. Jika sudah diketahui, maka pencegahan dan penanganan bisa dilakukan segera.

“Selesai skrining, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, dan pemberian Fe, tablet penambah darah untuk siswa, pada hari ketiga,” terang Nina, yang didampingi Ardiyanto, Humas SMK Kesehatan Purworejo.

Beberapa pemateri dari Puskesmas Mranti, telah disiapkan untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, yakni, Prasetyaningsih, AMd.Keb,
Agung Dwi Purwadi, AMd. Kep, dan Katarima, S.Kep.,Ns.

Meski baru pertama kali dilakukan, Nina berharap, kerjasama dengan DKK ini bisa lebih baik lagi, dan bisa diagendakan tiap tahun. Karena dengan kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi semua pihak.

“Dengan kegiatan ini, kita akan mengetahui sedini mungkin, apa yang diperlukan tentang kesehatan anak-anak,” pungkas Nina. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/smk-kesehatan-purworejo-lakukan-skrining-kesehatan/

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
169 Views
25 Likes

149 Siswa Baru SMK Kesehatan Purworejo Ikuti PLSSB

Sebanyak 149 siswa baru SMK Kesehatan Purworejo, mengikuti kegiatan PLSSB (Pengenalan Lingkungan Sekolah Siswa Baru). Mereka ini, merupakan siswa kelas X dari jurusan Keperawatan, 99 siswa, dan Farmasi 50 siswa.

PLSSB ini, dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, SSos, MPd, Senin (15/7), di alun-alun Purworejo. Pelepasan ratusan burung merpati oleh para siswa, menandai dimulainya PLSSB di sekolah kesehatan ini.

“Pelepasan burung merpati ini memiliki makna filosofi, supaya siswa bisa meraih/menggantungkan cita-cita setinggi-tingginya,” jelas Nuryadin, Senin (15/7), di sela-sela kegiatan.

Sesuai namanya, terang Nuryadin, PLSSB ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa dengan lingkungan (baru) di sekolah lanjutan atas, serta menanamkan karakter kebangsaan, cinta tanah air, berakhlak mulia. Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan siswa sudah siap mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMK Kesehatan Purworejo.

Kegiatan PLSSB di SMK Kesehatan Purworejo, kata Nuryadin, yang didampingi Waka Humas, Ardiyanto, berlangsung selama 6 hari, dari Senin (15/7) hingga Sabtu (20/7). Beragam materi disampaikan tiap harinya, dengan pemateri yang berbeda, baik dari internal sekolah, maupun pihak eksternal.

“Untuk pendidikan karakter kebangsaan, cinta tanah air, dan kedisiplinan, kita melibatkan Kodim 0708 Purworejo,” kata Nuryadin.

Disampaikan pula oleh Ardiyanto, materi pada hari pertama dan kedua, usai pembukaan, dilanjutkan dengan pengenalan kampus, kurikulum, kejuruan, tata tertib sekolah, ekstrakurikuler, wali kelas, BK, dan pengenalan guru.

Pada hari ketiga, Rabu (17/7), pemberian materi tentang wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan kedisiplinan, akan disampaikan oleh personel Kodim 0708, yang dilanjutkan dengan kegiatan outbound di lapangan Pangen. Kegiatan dilanjutkan dengan persiapan pentas seni di hari selanjutnya.

Kegiatan di hari kelima, Jum’at (19/7), bakti sosial di panti asuhan Muhammadiyah Purworejo, yang bertujuan untuk pembentukan karakter, agar siswa mau berbagi untuk sesama, dan melatih solidaritas.

“Hari terakhir diisi dengan pentas seni, untuk ajang kreativitas siswa, dan penutupan. Saat penutupan, ada pemberian hadiah untuk siswa berprestasi selama kegiatan,” terang Ardiyanto.

Menurut, Nuryadin, kegiatan PLSSB tersebut merupakan agenda rutin dan sesuai juklak, wajib diadakan tiap sekolah bagi siswa baru, dan dilaksanakan pada awal masuk sekolah. Kegiatan tersebut juga sebagai bagian dari promosi sekolah.

“Alhamdulillah, pada penerimaan siswa baru tahun ini, jumlah pendaftar meningkat. Dari jumlah siswa yang diterima, ada 205 pendaftar yang masuk,” pungkas Nuryadin. (Jon)

 

Sumber : http://koranjuri.com/149-siswa-baru-smk-kesehatan-purworejo-ikuti-plssb/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
230 Views
31 Likes

SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA Sebagai Tanda Syukur Karena Mendapatkan Akreditasi A

 

 

Senin, 14 Januari 2019. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA. Hari PuSAKA ini adalah hari pengakraban bagi semua warga SMK Kesehatan Purworejo. Bahkan banyak alumni yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Acara dilaksanakan di kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo dengan di awali oleh pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Bapak Nuryadin, S. Sos., M.Pd sebagai kepala SMK Kesehatan Purworejo. Acara pemotongan tumpeng di maksudkan sebagai tanda syukur karena SMK Kesehatan Purworejo mendapatkan akreditasi A dan rasa bangga terhadap para siswa yang berhasil menorehkan banyak prestasi yang di ikutinya. Acara ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan yang akan terus di adakan setiap tanggal 14 Januari di SMK Kesehatan Purworejo.
Acara dilanjutkan dengan perlombaan permainan tradisional untuk melestarikan permainan tradisional yang mungkin sekarang jarang lagi dimainkan oleh anak anak jaman sekarang karena sudah tergeser dari teknologi masa kini, misalnya gadget. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan beberapa perlombaan permainan tradisional, seperti Lompat tali beregu, bakiak, bola bekel, egrang, gobak sodor, congklak beregu, dan tarik tambang.


Lompat tali beregu yang dimainkan oleh 5 anak dan 2 anak sebagai pemegang tali. Permainan ini mungkin terdengar familiar pada jaman sekitar era 90’an sampai 2000. Permainan ini terbilang permainan musiman yang banyak digemari anak-anak jaman dahulu. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan kesabaran.
Bakiak dimainkan oleh 5 anak dengan menggunakan sandal bakiak yang dimainkan oleh 5 anak. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan pemainnya.
Mungkin para anak perempuan jaman dahulu tidak asing dengan permainan bola bekel atau mereka malah sangat jago dalam memainkannya. Permaianan ini dimainkan 1 anak perwakilan setiap kelas. Permainan bola bekel ini digunakan sebagai sarana pengingat permainan masa kecil mereka, karena hampir sebagian siswa SMK Kesehatan Purworejo adalah Perempuan.
Permainan egrang dimainkan oleh 1 anak. Egrang yang dimainkan adalah egrang bambu, dimana setiap anak harus berdiri diatas bambu dan mempertahankan keseimbangan agar bisa berjalan diatasnya. Permainan egrang ini dulu sangat di gemari karena permainannya yang mudah dan menarik.


Gobak sodor adalah permainan tradisional yang dulu banyak diminati anak-anak, karena permainannya yang mudah di pahami. Gobak sodor ini dimainkan oleh 6 orang yang masing-masing menjaga setiap garisnya. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan melatih strategi untuk menang.
Permainan congklak atau biasa di sebut dakon adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 anak di papan congklak dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar di sisi kanan dan kiri papan. Setiap lubangnya di isi oleh biji-biji congklak. Uniknya di SMK Kesehatan Purworejo pemain congklak ada 5 orang dimana setiap orang bergiliran untuk memainkannya sampai akhirnya munculah pemenangnya. Congklak adalah permainan tradisional yang melatih daya pikir untuk menerapkan strategi untuk memenangkannya. Perlombaan terakhir adalah tarik tambang. Dalam acara kali ini, tarik tambang adalah permainan yang paling heboh dan menarik, karena setiap regu yang bertanding harus berusaha untuk menarik tambang dengan sekuat tenaga hingga melampaui batas yang telah ditentukan. Dalam acara ini setiap regu terdiri atas 6 anak. Selain bermain dengan tenaga, setiap regu harus menjaga kekompakan dan tidak boleh lengah. Satu anak lengah, maka itu bisa menjadi keuntungan bagi lawan. Acara tersebut ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang.

READ MORE
KegiatanPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
257 Views
24 Likes

Siswa SMK Kesehatan Purworejo, meraih medali Emas, Perak, dan Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Yogyakarta Championship 2017

3 orang siswa SMK Kesehatan Purworejo telah bertanding dalam Yogyakarta Championship  tahun 2017 “Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament” pada hari Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2017 bertempat di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Perjuangan mereka membuahkan hasil dengan membawa pulang 3 medali, yaitu :
1. Medali Emas oleh Ari Pangestuti (XI Keperawatan 2)
2. Medali Perak oleh Desta Rizky Ramadani (XI Keperawatan 2)
3. Medali Perunggu oleh Prida Setiawan (XI Keperawatan 3)

Medali Emas oleh Ari Pangestuti (XI Keperawatan 2)

Medali Perak oleh Desta Rizky Ramadani (XI Keperawatan 2)

Medali Perunggu oleh Prida Setiawan (XI Keperawatan 3)

Terima kasih atas kerja keras kalian semua dan juga Pak pelatih (Hias Negara) yang telah gigih melatih mereka untuk menjadi pesilat-pesilat hebat.
Semoga perjuangan mereka dapat terus berlanjut untuk turnamen pencak silat lainnya dan menjadikan semangat baru untuk generasi penerus pencak silat SMK Kesehatan Purworejo

Yogyakarta, 15 Oktober 2017

READ MORE
Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
196 Views
29 Likes

SMK Kesehatan, DUDI Tak Boleh Tolak PKL Siswa, Sosialisasi Permenkes No.80 dan Inpres No.9 tahun 2017

Persemki (Persatuan SMK Kesehatan Indonesia) wilayah Kedu, sosialisasikan Permenkes No.80 dan Inpres No.9 tahun 2017, tentang regulasi keberadaan SMK Kesehatan dan lulusan SMK Kesehatan.

Sosialisasi berlangsung Rabu (4/10), di kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo, gang Kemuning, Pangenjurutengah.

Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Persemki Jateng, BP2MK Magelang, Dinas Kesehatan Purworejo, dengan peserta seluruh SMK Kesehatan, SMK negeri/swasta yang memiliki jurusan kesehatan se-wilayah Kedu.

Dijelaskan oleh Nuryadin, S.Sos, Korwil Persemki Kedu, bahwa selama ini, keberadaan SMK Kesehatan dan lulusannya masih menjadi polemik, di dunia industri (pemakai). Dengan adanya Inpres No. 9 dan Permenkes No.18, semakin memperjelas posisi dan keberadaan SMK Kesehatan dan lulusannya.

Dijelaskan dalam Permenkes tersebut, kata Nuryadin, bahwa setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan, serta memiliki pengetahuan dan atau ketrampilan melalui pendidikan bidang kesehatan dibawah jenjang D3, disebut dengan asisten tenaga kesehatan.

“Dengan begitu, lulusan SMK Kesehatan sebagai asisten tenaga kesehatan, bekerja dibawah bimbingan atau menjadi asisten, atau pelaksana teknis S1 atau D3 bidang kesehatan,” jelas Nuryadin, yang juga Kepala Sekolah SMK Kesehatan Purworejo.

Kata Nuryadin, ada 5 jurusan kesehatan yang boleh dibuka, yakni, keperawatan gigi, keperawatan sosial, farmasi, analis kesehatan, dan keperawatan kesehatan. Namun umumnya, di SMK Kesehatan hanya ada jurusan keperawatan kesehatan dan farmasi.

Dengan status yang jelas ini, kata Nuryadin, dunia usaha dunia industri (DUDI) tidak boleh lagi menolak para siswa SMK Kesehatan melakukan PKL (praktek kerja lapangan). Inpres memerintahkan pada Dinas Kesehatan untuk menampung para siswa PKL, dan memanfaatkan tenaga mereka di bidang kesehatan, baik untuk level PNS maupun honorer.

Dengan adanya sosialisasi ini, jelas Nuryadin, para peserta bisa menyatukan langkah, persepsi, visi dan visi, dalam menyiapkan tenaga kesehatan profesional dalam menghadapi globalisasi.

“Antar SMK Kesehatan harus bersinergi, menyatukan langkah lagi dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan meningkatkan kwalitas dan persatuan,” harap Nuryadin. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/permenkes-dan-inpres-soal-smk-kesehatan-dudi-tak-boleh-tolak-pkl-siswa/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
183 Views
27 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Unjuk Gigi di Pameran Nasional

SMK Kesehatan Kabupaten Purworejo turut ambil bagian dalam menyemarakkan Pameran Nasional SMK Kesehatan 2016. Event yang melibatkan seluruh SMK Kesehatan se Indonesia ini, dilaksanakan di Hartono Mall, Jogjakarta, Jumat-Minggu (11-13/11) lalu.

Dalam kesempatan itu, satu-satunya sekolah kesehatan di Kabupaten Purworejo ini, menampilkan beragam kreasi siswa. Beberapa diantaranya seni tari dolalak, musik akutik, dan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin S Sos, melalui Waka Kesiswaan Lu’luil Masfufah mengatakan, selama ini SMK Kesehatan Purworejo tergabung dalam Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki) wilayah Kedu. Sebagai bentuk loyalitas, sekolah ikut serta menyemarakkan pameran nasional tersebut.

“Event itu kita manfaatkan untuk menunjukan beragam karya siswa. Beberapa diantaranya, jahe bubuk instan, temulawak instan, kunyit instan, teh daun sirsak, karlang (akar alang-alang.red), wedang diabetasy, jeltung (jeli jantung.red) terbuat dari buah naga yang dibikin jelly untuk kesehatan jantung, selai jahe, permen jahe, jelly strawbery, bubur ketela, dan permen kunir putih,” ucap Lu’luil, Rabu (16/11).

Lu’luil melanjutkan, selain menampilkan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan, SMK Kesehatan Purworejo juga berpartisipasi dalam ajang perlombaan seni. Sekolah menampilkan kesenian khas Purworejo berupa Tari Dolalak dalam ajang lomba seni tari kreatif tradisional.

“Kita menampilkan Tari Dolalak yang sudah dimodifikasi dengan koreografi modern. Sekolah kita juga diminta mengisi pentas band akustik. Penampilan “Saka Band” dan Tari Dolalak dari sekolah kita mendapat sambutan yang meriah dari seluruh peserta,” lanjutnya.

Lu’luil menambahkan, pameran nasional itu mengangkat tema “Eksistensi SMK Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia”. Panitia mengemas dalam berberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya, seminar nasional, lomba kompetensi siswa, expo pameran produk kratif dan layanan kesehatan, lomba seni tari keratif tradisional, Up Grading Asesor L3P oleh BNSP, dan program penyaluran canagiver bagi Asnakes ke Jepang.

“Peserta pameran berasal dari seluruh SMK Kesehatan se Indonesia. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan juga bagi siswa. Kita bisa belajar banyak dari sekolah lain yang ikut dalam pameran itu,” tandasnya.

Sumber : http://www.kebumenekspres.com/2016/11/smk-kesehatan-purworejo-unjuk-gigi-di.html
READ MORE
Prestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
298 Views
22 Likes

Dua Siswi SMK Kesehatan Purworejo Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa Keperawatan dan Farmasi

Indah Widiarti dan Siti Roisyah siswa SMK Kesehatan Purworejo berhasil menjadi juara 1 pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan di SMK Kesehatan Purworejo, Selasa (22/8). Indah Widiarti juara 1 LKS Farmasi dan Siti Roisyah pada LKS Keperawatan.

Atas keberhasilanya tersebut kedua siswa berhak maju mewakili Kabupaten Purworejo ke tingkat Provinsi pada bulan September 2017 mendatang di Kabupaten Pati.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih kedua siswanya. “Tentunya bangga karena kedua siswanya sudah mampu mengharumkan nama sekolah, “katanya.

Diungkapkan, selain sebagai ajang kompetensi dan potensi, keberhasilan tersebut juga sebagai indikator kualitas sekolah kesehatan yang mempunyai jurusan farmasi dan keperawatan. “Sehingga dengan keberhasilan ini kami sangat bangga karena SMK Kesehatan Purworejo menjadi juara mengalahkan sekolah yang mempunyai jurusan kesehatan atau sekolah yang mempunyai jurusan farmasi dan keperawatan di Purworejo, “ucapnya.

Untuk menghadapi kejuaraan serupa tingkat provinsi bulan depan, SMK Kesehatan Purworejo sudah melakukan beberapa persiapan, salah satunya akan bekerjasama dengan Persatuan Asisten Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Purworejo untuk membimbing siswa yang akan maju LKS farmasi. Sementara untuk LKS keperawatan akan bekerjasama dengan rumah sakit yang ada di Purworejo. “Dengan bimbingan tersebut diharapkan siswa yang akan maju LKS tingkat provinsi bisa menang dan mengharumkan nama sekolah,”kata Nuryadin, S.Sos.

Selain langkah-langkah persiapan itu, pihak SMK Kesehatan Purworejo juga meminta doa dan dukungan masyarakat Purworejo agar siswanya berhasil menjadi juara untuk mengharumkan nama Kabupaten Purworejo sekaligus untuk menunjukan bahwa kualitas SMK Kesehatan tidak kalah dengan sekolah kesehatan yang ada di Indonesia. “Kami mohon dukungan dan doanya agar SMK Kesehatan bisa jadi juara di tingkat provinsi,”pungkasnya. 

Sumber : https://suara-rakyatmerdeka.com

READ MORE
OpiniSMK Kesehatan Purworejo
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
146 Views
25 Likes

Menjadi Pelajar Bijak Internet

Pengaruh kemajuan teknologi terhadap pelajar harus diakui melebihi apa pun, bahkan lembaga keluarga maupun lembaga pendidikan. Meskipun banyak kasus yang menimpa pelajar yang menunjukkan penyalahgunaan kemajuan teknologi komunikasi sehingga membawa dampak terburuk bagi tingkah laku pelajar dalam lembaga pendidikan (sekolah)

Memang dengan kecanggihan teknologi, kini prosedur berinteraksi tidak harus face to face atau kontak langsung. Berinteraksi eksklusif maupun kolektif seiring perkembangan zaman mulai difasilitasi oleh gadget yang mudah dan murah. Mau sekedar bergosip, tertawa, menangis, berdiskusi, jatuh cinta, bahkan loe-gue end (putus cinta) bisa saja terjadi meskipun tanpa melalui kontak langsung.

Fenomenanya sudah sampai pada tahapan sistem budaya. Kalangan pelajar memang memiliki ketergantungan kuat terhadap internet, terutama sebagai sarana tampil di dunia maya. Bagi sebagian besar kalangan pelajar, berselancar di dunia maya sangat penting, disamping berinteraksi dengan lingkungan sekitar yang riil. Menjadi populer dan sempurna di dunia maya adalah prioritas, selain tentunya diimbangi berkompetisi dan berorganisasi secara nyata.

Keniscayaannya, teknologi semakin mendekatkan kesadaran pelajar akan pentingnya budaya literatif. Budaya literatif adalah nuansa antusiasisme membaca dan kemampuan menuangkan ide baru dalam bentuk tulisan ilmiah. Membaca adalah aktivitas penting untuk dilakukan siapapun terutama oleh kalangan pelajar. Karena pelajar adalah generasi yang memikul tanggung jawab besar sebagai penentu arah kemajuan bangsa dan bertanggung jawab terhadap nasib yang menimpa masyarakat luas. Membaca berita, artikel, esai, karya sastra, buku melalui internet kini adalah kewajaran, seiring kemajuan teknologi dan akses internet yang mudah sekali dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia pada umumnya.

 

*Ditulis oleh Ratih Indri Hapsari; Mengajar di SMK Kesehatan Purworejo; Pengamat pop culture; menetap di: kipas_hapsari@yahoo.com; fb @Indiera Hapsari Ratih

READ MORE
Cari
Daftar Agenda
August 2025
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Jul    
Artikel Terbaru
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
  • Alasan Memilih Jurusan Farmasi
  • Information About Teacher Certification
Recent Posts
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
    July 25, 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    September 8, 2022
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    April 12, 2021
Categories
  • Artikel2
  • Budaya SMK7
  • Business2
  • Cerpen1
  • Education1
  • Finance5
  • Health2
  • Informasi26
  • Kegiatan63
  • Learning1
  • Lifestyle3
  • Opini1
  • Prestasi6
  • Students3
  • Tak Berkategori5
  • Uncategorized50
Tags
artikel siswa balance coach coaching courses education jawa juara lifeguide LKS motivation MPLS office 365 OSIS Pendidikan PMR ppdb pramuka purworejo ROHIS silat smk SMK KESEHAATAN PURWOREJO smk kesehatan smk kesehatan purworejo strategy tips
logotype

Unggul dalam prestasi, berakhlaq mulia, mandiri dan terampil berlandaskan Iman dan Taqwa

FacebookPinterestGithub

Link Cepat

Profil Sekolah

Visi Misi

PPDB

Bantuan

Kontak Kami

Krajan, Pangenjurutengah, Kec. Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54114

(0275) 2971364

© Copyright 2022 SMK Kesehatan Purworejo