logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV
logotype
logotype
  • Kompetensi Keahlian
    • Farmasi
    • Keperawatan
  • Visi & Misi
  • Profil
    • Visi Misi
    • Profil Kepala Sekolah
    • Profil Guru
  • Kisah Alumni
  • PPDB
  • SMK TV

Tag: purworejo

Budaya SMKInformasiKegiatanPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
911 Views
128 Likes

Guru SMK Kesehatan Purworejo Ikuti Workshop Office 365 dan IHT

Dalam rangka menghadapi KBM (kegiatan belajar mengajar) memasuki tahun pelajaran 2020/2021, SMK Kesehatan Purworejo mengadakan kegiatan workshop Office 365 dan IHT (In House Training), yang bertempat di kampus satu, jalan Kesatrian no 4, Purworejo.

Workshop yang dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, SSos, MPd ini diikuti oleh 40 guru dan tenaga kependidikan SMK Kesehatan Purworejo. Workshop berlangsung selama dua hari, dari Senin (06/07/2020) hingga Selasa (07/07/2020), dan dilanjutkan dengan IHT pada Rabu (08/07/2020).

“Office 365 merupakan salah satu program untuk pembelajaran jarak jauh. Dari analisa, program ini lebih sederhana, mudah, dan lebih mengena untuk para guru dan siswa,” jelas Nuryadin, Selasa (07/07/2020).

Diungkapkan oleh Nuryadin, sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan, bahwa selama masa pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh (online) masih akan tetap dilaksanakan hingga Desember 2020.

Untuk KBM secara langsung/tatap muka, ujar Nuryadin, kemungkinan akan dilaksanakan 4 jam/hari, dan dilakukan secara bergantian, sehingga perminggunya siswa hanya masuk satu hingga dua kali.

“Kita menghadirkan dua narasumber dalam workshop, Arini Fadhilah, SPd, dan Agung Budi Raharjo, SPd, Gr. Setelah para guru, kita juga akan memberikan pelatihan pada siswa, yang dilanjutkan dengan simulasi,” kata Nuryadin, yang didampingi Waka Humas, Ardiyanto.

Diakui oleh Nuryadin, bahwa dalam proses kegiatan belajar mengajar, model pembelajaran tatap muka langsung-lah yang paling efektif. Hal itu bisa dilihat dalam pelaksanaan pembelajaran online selama 3 bulan pada awal masa Pandemi Covid-19 hingga sekarang, siswa banyak yang merasa jenuh.

“Belum lagi kendala sinyal/jaringan internet, dan pengeluaran orangtua untuk pembelian paket internet,” terang Nuryadin.

Dijelaskan lebih lanjut, setelah mengikuti workshop, kegiatan dilanjutkan dengan IHT. IHT ini, wajib bagi sekolah, yang tujuannya, untuk mengevaluasi pembelajaran selama setahun kemarin. Dalam IHT, juga menyiapkan kurikulum, materi-materi, muatan-muatan lokal, muatan produktif dan inovatif untuk tahun berikutnya.

Dalam IHT, pihak sekolah mendatangkan narasumber Sehat Kandiawan, SPd, MPd, Waka Kurikulum SMK N 6 Purworejo. Selain mengevaluasi pembelajaran, juga ada penyampaian materi tentang penyusunan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), dan silabus.

“Dengan begitu, kita benar-benar siap. Ini merupakan jaminan SMK Kesehatan Purworejo, bahwa kita tidak main-main, serius, dengan menyiapkan guru-guru dengan penguasaan teknologi, penguasaan administratif, dan penyusunan muatan-muatan lokal, maupun lainnya,” pungkas Nuryadin, sambil menambahkan, bahwa untuk kuota PPDB di SMK Kesehatan Purworejo telah terpenuhi, dengan jumlah siswa baru 165, yang terbagi dalam lima kelas untuk dua kejuruan, farmasi dan keperawatan. (Jon)

Source: http://koranjuri.com/40-guru-smk-kesehatan-purworejo-ikuti-workshop-office-365-dan-iht/

https://www.instagram.com/p/CCYmS3XJa0T/?utm_source=ig_web_copy_link

READ MORE
Budaya SMKInformasiKegiatanPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
1092 Views
146 Likes

Penutupan MPLS SMK Kesehatan Purworejo Tahun Ajaran 2020/2021

Sebanyak 163 siswa baru SMK Kesehatan Purworejo, mengikuti kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), yang dilaksanakan selama lima hari, dari Senin (13/07/2020) hingga Sabtu (18/07/2020).

Pada hari pertama MPLS, para siswa baru ini mengikuti kegiatan dengan tatap muka. Namun setelah adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Propinsi Jateng, selanjutnya MPLS dilakukan secara daring.

Penutupan MPLS, Sabtu (18/07/2020), ditandai dengan penyematan topi siswa kepada perwakilan, oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo. Hal itu juga sebagai penanda, kalau para peserta MPLS resmi menjadi warga atau bagian dari keluarga besar SMK Kesehatan Purworejo.

“Materi yang kita berikan selama MPLS, materi-materi yang sudah sesuai standar yang ditentukan dari Dinas Pendidikan, seperti materi yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, pengenalan lingkungan sekolah, dan motivasi belajar,” jelas Nuryadin, SSos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (18/07/2020).

Dengan MPLS, kata Nuryadin, anak-anak lebih paham dan mengerti tentang sekolah/tempat dia berada, maupun visi misi sekolah. Sehingga hasil akhirnya nanti, antara sekolah, siswa, orangtua, bisa satu visi misi, sehingga dalam meraih pendidikan selama tiga tahun di SMK Kesehatan Purworejo, anak-anak lebih mengena.

Karena, kata Nuryadin, salah satu keberhasilan sebuah lembaga sekolah, dengan kesamaan satu visi, satu misi, dan persatuan antara siswa, guru, orangtua, serta lingkungannya.

Setelah selesai menjalani MPLS, terang Nuryadin, para siswa mulai Senin (20/07/2020) sudah mulai mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), namun tetap secara daring.

“Kita berharap, KBM bisa dilakukan dengan tatap muka, meski dibatasi. Karena sesungguhnya, pendidikan yang ideal itu harus ketemu langsung, karena yang diolah itu hati. Dan terbukti, selama KBM daring, banyak siswa yang merasa jenuh dan bosan,” kata Nuryadin, yang didampingi Staf Waka Kesiswaan, Galay Widhiasmoro, Spd, Gr.

Galay menambahkan, selama MPLS dilakukan secara daring, para peserta menggunakan aplikasi Osaka. Pada aplikasi ini, semuanya terangkum jadi satu. Didalamnya ada materi tentang kebangsaan, kurikulum, kesiswaan, kejuruan, identitas diri seluruh siswa, dan keluhannya, yang terkoneksi langsung ke Kepala Sekolah dan Waka-Waka.

Menurut Galay, dalam penutupan MPLS, ada pemberian penghargaan bagi siswa terbaik selama MPLS, yang diraih oleh Dea Erlina Rahayu, Tasya Sabila Haryadi, dan Bisma Yudha Aditama.

“Kita sudah antisipasi sebelumnya, terkait MPLS maupun KBM daring ini. Kalau selama MPLS daring, kita gunakan aplikasi Osaka, maka untuk KBM selanjutnya, ada beberapa pilihan aplikasi, seperti Class Room, Zoom, maupun MS team. Masih kita pertimbangkan, untuk memakai aplikasi apa nanti,” pungkas Galay. (Jon)

Source: http://koranjuri.com/mpls-daring-smk-kesehatan-purworejo-siswa-terbaik-terima-penghargaan/

https://www.instagram.com/tv/CCyQ0bJpbhe/?utm_source=ig_web_copy_link

READ MORE
Budaya SMKInformasiKegiatanPrestasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
254 Views
37 Likes

Lulusan SMK Kesehatan Purworejo Diwisuda dan Sumpah Profesi

Sebanyak 151 siswa SMK Kesehatan Purworejo diwisuda dan diambil sumpah profesi. Kegiatan berlangsung di kampus II SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (27/6).

Wisuda ditandai dengan pengalungan samir oleh Kepala SMK Kesehatan Purworwjo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd. Usai wisuda dilanjutkan pengambilan sumpah profesi asisten tenaga kesehatan keperawatan dan farmasi.

Meski kegiatan berlangsung secara ofline, namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seluruh peserta wajib memakai masker, ukur suhu tubuh, cuci tangan, sepatu disemprot disinfektan,  seijin orangtua dan dalam kondisi sehat.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut hanya para siswa tanpa didampingi orangtua. “Untuk tahun ini wisuda dilakukan secara sangat sederhana karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Kepala SMK Kesehatan Nuryadin, S.Sos, M.Pd didampingi humas, Ardianto Nugroho, Senin (29/6).

Dalam amanahnya Nuryadin menyebut, ada hikmah yang bisa dipetik ditengah pandemi Covid-19. Diantaranya, dunia pendidikan menjadi akrab dengan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran dan kegiatan akademis lainnya.

Cara-cara baru mengelola sekolah harus ditempuh, termasuk yang dilakukan SMK Kesehatan Purworejo saat ini.

Banyak tuntutan guru yang dilakukan saat ini. ” Guru dituntut harus menguasai komunikasi online untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ujian-ujian. Juga harus piawai memainkan gawai zoom cloud meeting, WA group, google, Spada, OCW dan lain-lain, ” kata Nuryadin.

Menurutnya, tantangan dibidang layanan kesehatan menuntut kebutuhan akan tenaga kesehatan yang profesional dan memiliki nilai kompetensi yang berstandar.

Sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang merupakan tulang punggung dari sistem kesehatan nasional, sebagai penggerak roda kesehatan.

Dalam rangka menuju cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage) mutlak diperlukan asisten tenaga kesehatan yang terampil, terlatih dan mempunyai motivasi kerja yang tinggi.

“Tantangan kedepan sebagai asisten tenaga kesehatan adalah dengan diberlakukannya ASEAN Community, dimana negara Asean sepakat membuka kesempatan tenaga kerja masuk di sesama negara anggota, termasuk tenaga kesehatan,” papar Nuryadin.

Dalam kesempatan tersebut Nuryadin berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik diri sendiri, almamater dan keluarga dengan jalan berperilaku serta berprestasi yang baik di rumah, di tempat kerja dan di masyarakat.

” Pesan saya, jalankan 4 T, tertib beribadah, tertib belajar, tertib berorganisasi, tertib bekerja, anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik, tenang meyakinkan, sehingga dengan demikian profil lulusan SMK Kesehatan Purworejo siap kerja, siap kuliah dan siap bekerja sambil kuliah,”pungkas Nuryadin. (War)

 

Sumber : https://fokuspurworejo.com/2020/06/29/lulusan-smk-kesehatan-purworejo-diwisuda-dan-sumpah-profesi/

READ MORE
Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
510 Views
31 Likes

Jaminan Penempatan Kerja, Keunggulan SMK Kesehatan Purworejo dalam PPDB Online

Adanya jaminan penempatan kerja, bekerja sambil kuliah, menjadi keunggulan tersendiri bagi SMK Kesehatan Purworejo dalam penerimaan siswa baru (PPDB online) tahun 2020 ini.

Tak heran, jika dalam PPDB online kali ini, minat siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, sangat tinggi.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah siswa yang sudah mendaftar, dan memastikan untuk sekolah disini, dengan daftar ulang. Hingga saat ini, sejak pendaftaran dibuka awal Juni lalu, jumlah pendaftar sudah mencapai 180-an.

“Dari jumlah itu, yang sudah melakukan daftar ulang 118 siswa. Target kita, 160 an siswa baru untuk lima atau enam kelas, untuk jurusan keperawatan dan farmasi,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, SSos, MPd, Jum’at (19/6/2020).

Nuryadin optimis, target akan tercapai. Dari pendaftaran yang akan ditutup hingga 3 Juli 2020 ini, jika kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan segera ditutup, meski waktu pendaftaran belum berakhir.

“Bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo, untuk segera mendaftarkan diri, mumpung masih ada waktu. Kita menggunakan layanan one day servis. Daftar, seleksi, tes (tertulis dan kesehatan), diterima, langsung daftar ulang,” ungkap Nuryadin.

Untuk pendaftarannya sendiri, bisa dilakukan di Kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo di gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo.

Nuryadin pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para calon siswa baru yang sudah melakukan daftar ulang, dengan menentukan pilihannya di SMK Kesehatan Purworejo. Dan pihak sekolah sudah mempersiapkan fasilitas lengkap, untuk sarana dan prasarana pembelajaran.

SMK Kesehatan Purworejo, jelas Nuryadin, merupakan satu-satunya SMK kesehatan di Purworejo yang sudah terakreditasi A, uji kompetensinya menggunakan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), laboratorium lengkap, dan yang utama, ada jaminan penempatan kerja setelah lulus.

“Kita menggunakan metode multiple intelligence. Tidak ada istilah siswa bodoh. Setiap anak pasti memiliki kelebihan/potensi, apapun itu, baik seni, olahraga, matematik, atau lainnya. Dan itu akan kita kembangkan,” terang Nuryadin.

Dari pengakuan para pendaftar yang sudah melakukan daftar ulang saat wawancara, kata Nuryadin, akhirnya terungkap, kenapa mereka memilih melanjutkan sekolahnya di SMK Kesehatan Purworejo.

Diantaranya, kata Nuryadin, mereka memang dari awal sudah bercita-cita (memilih) di bidang kesehatan yang nantinya bisa bekerja di bidang kesehatan, entah itu dokter, perawat, ahli farmasi, atau lainnya.

Dari orangtua siswa sendiri, yang merasa senang anaknya di bidang kesehatan. Juga, karena ada saudara atau teman yang sudah bekerja di bidang kesehatan, sehingga ketika nanti lulus, bisa mengikuti jejaknya.

“Yang lebih mendominasi, karena adanya jaminan penempatan kerja setelah lulus,” pungkas Nuryadin. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/jaminan-penempatan-kerja-keunggulan-smk-kesehatan-purworejo-dalam-ppdb-online/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
235 Views
26 Likes

Pendaftaran Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Ajaran 2020/2021

 

Selamat datang “Calon Tenaga Kesehatan Profesional”

Bagi lulusan SMP/MTs, telah dibuka pendaftaran PPDB SMK Kesehatan Purworejo. Terdapat 2 kompetensi keahlian yaitu:
1. Asisten Keperawatan
2. Farmasi Klinis dan Komunitas

Segera daftarkan diri secara online pada alamat:
http://ppdb.smkkesehatanpwr.sch.id/

Untuk informasi tentang PPDB bisa menghubungi:
1. Bu Devita (082322069665)
2. Pak Ardi (085743105623)

Mari bersama merajut masa depan yang lebih baik

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
307 Views
24 Likes

Siswa Kelas XI SMK Kesehatan Purworejo Jalani Sumpah Janji PKL

Purworejo – 130 siswa kelas XI Siswa SMK Kesehatan Purworejo yang terdiri dari 71 siswa Keperawatan dan 59 Farmasi jalani sumpah janji PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Gedung PKPRI, Purworejo pada Selasa (10/3). Pengambilan sumpah dipimpin oleh Kepala Sekolah SMK Kesehatan Purworejo Bapak Nuryadin, S. Sos, M.Pd. yang disaksikan oleh orang tua/ wali, dan sejumlah tamu undangan. PKL tahun 2020 dilaksanakan di 11 Apotek dan 12 Puskesmas di wilayah Kabupaten Purworejo.

Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Republik No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 80 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Asisten Tenaga Kesehatan, dalam menjalankan pekerjaannya asisten tenaga kesehatan harus mampu menjaga kerahasiaan pasien, oleh sebab itu dipandang perlu dilakukannya angkat sumpah bagi asisten tenaga kesehatan.

Dalam menjalankan profesi, seorang asisten tenaga kesehatan senantiasa berpegang teguh dan berperilaku sesuai dengan kehormatan profesinya, sehingga sebelum menjalankan tugas profesinya itu para asisten tenaga kesehatan selayaknya mengangkat sumpah sebagai janji profesinya. “Makna dari sumpah profesi ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kewenangan yang dimiliki agar berjalan sesuai profesinya, baik kepada pasien/klien, diri sendiri, yang yang paling utama adalah kepada Tuhan yang Maha Esa”.

Dijelaskan oleh Pak Nuryadin bahwa “Konsep dunia pendidikan Indonesia harus ada sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri yang disebut dengan mix and match. Sehingga perlu adanya kerjasama antara sekolah dengan Puskesmas, Rumah Sakit, Apotek, dan perusahan-perusahaan farmasi.” Sebelum melaksanakan PKL siswa/i telah melaksanakan Pengabdian UKS di 22 SMP/ MTs di Kabupaten Purworejo, responsi, dan pebekalan. Hen

 

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
151 Views
27 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Berpartisipasi di Bruno Kontes 2019

Purworejo – SMK Kesehatan Purworejo ikut berpartisipasi di acara Bruno Kontes pada selasa (31/12). Acara tersebut diikuti oleh beberapa siswi PMR SMK Kesehatan Purworejo yang bertempat di kecamatan Bruno. Bruno Kontes dilaksanakan di akhir tahun 2019 untuk menyambut kemeriahan tahun baru 2020. Dalam acara teresebut,terdapat stand UMKM yang ikut serta memeriahkan ekspo Bruno Kontes. SMK Kesehatan Purworejo sendiri membuka stand untuk cek kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.

“Kontes-kontes yang kita laksanakan diantaranya, kontes hasil pembangunan Kecamatan Bruno 2019, kontes UMKM masyarakat Bruno yang tujuannya untuk mengembangkan UMKM, kontes seni tradisi yang ada di kecamatan Bruno. Tujuan dari Bruno Kontes ini adalah tasyakuran atas hasil-hasil pembangunan, menampilkan ekspo potensi-potensi pariwisata, sumber daya manusia, maupun sumber daya alam”, terang Netra Asmara, Camat Bruno.

SMK Kesehatan Purworejo berpartisipasi dengan membuka stand untuk cek kesehatan gratis yang berupa cek kolestrol, gula darah, asam urat, tekanan darah, serta konsultasi kesehatan. Stand tersebut ramai dikunjungi oleh berbagai golongan masyarakat mulai dari panitia ekspo, pengurus kecamatan, hingga masyarakat Bruno. Pelayanan cek kesehatan gratis dilayani oleh siswi beserta pembina PMR SMK Kesehatan Purworejo.

“Stand ini sangat bermanfaat sekali terutama untuk masyarakat disini, karena kebanyakan dari kita kurang tahu tentang cek hasil kolestrol, gula darah, asam urat, dan tekanan darah. Jadi dengan adanya ini sangat membantu sekali apalagi gratis, masyarakat tahu tentang kondisi kesehatan mereka”, ujar Meni Kuswati. Friz

https://www.instagram.com/tv/B7Ashi3JP_Q/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

READ MORE
InformasiKegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
187 Views
32 Likes

SMK Kesehatan Purworejo Lakukan Skrining Kesehatan

SMK Kesehatan Purworejo, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo (DKK), melakukan kegiatan skrining (deteksi dini terhadap penyakit), pada siswa.

Kegiatan yang diberi nama Skrining Kesehatan Remaja Terhadap Penyakit Tidak Menular ini, diikuti oleh semua siswa, dari kelas X, XI dan XII semua jurusan, serta guru dan karyawan, dan berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (28/8) hingga Jum’at (30/8).

“Penyakit tidak menular ini, meliputi, hipertensi, gula darah, diabetes melitus, pertumbuhan dan perkembangan anak, serta kesehatan mata,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo, melalui Nina Hadnisari, S.ST, Kajur Keperawatan, Rabu (28/8).

Dijelaskan oleh Nina, kegiatan skrining ini, masih dalam rangka gebyar Kemerdekaan RI ke 74. Dalam hal ini, DKK melalui Puskesmas Mranti, melakukan skrining selama dua hari, Rabu (28/8) dan Kamis (29/8).

Tujuan dari skrining ini, menurut Nina, untuk mengetahui sedini mungkin, apabila ada siswa yang terkena penyakit tidak menular tersebut. Jika sudah diketahui, maka pencegahan dan penanganan bisa dilakukan segera.

“Selesai skrining, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, dan pemberian Fe, tablet penambah darah untuk siswa, pada hari ketiga,” terang Nina, yang didampingi Ardiyanto, Humas SMK Kesehatan Purworejo.

Beberapa pemateri dari Puskesmas Mranti, telah disiapkan untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, yakni, Prasetyaningsih, AMd.Keb,
Agung Dwi Purwadi, AMd. Kep, dan Katarima, S.Kep.,Ns.

Meski baru pertama kali dilakukan, Nina berharap, kerjasama dengan DKK ini bisa lebih baik lagi, dan bisa diagendakan tiap tahun. Karena dengan kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi semua pihak.

“Dengan kegiatan ini, kita akan mengetahui sedini mungkin, apa yang diperlukan tentang kesehatan anak-anak,” pungkas Nina. (Jon)

Sumber : http://koranjuri.com/smk-kesehatan-purworejo-lakukan-skrining-kesehatan/

READ MORE
Informasiadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
237 Views
16 Likes

113 Siswa SMK Kesehatan Purworejo Ikuti Wisuda dan Sumpah Profesi

113 siswa SMK Kesehatan Purworejo angkatan ketiga, menjalani wisuda dan sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan, Sabtu (15/6), di aula Universitas Muhammadiyah Purworejo. Para siswa yang diwisuda ini, siswa kelas XII, dari jurusan keperawatan 85 siswa dan jurusan farmasi 28 siswa.

Dipimpin oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, acara wisuda berlangsung khidmat, yang ditandai dengan pengalungan samir, penyerahan ijasah secara simbolis, dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat.

Usai diwisuda, para siswa menjalani sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan oleh Asosiasi Tenaga Kesehatan (Asnakes) Jateng, yang dilanjutkan dengan penandatanganan sumpah profesi oleh perwakilan wisudawan, dan diakhiri dengan pelantikan Asisten Tenaga Kesehatan oleh Patkesindo
(Persatuan Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia) Purworejo.

“Dalam wisuda kali ini, juga ada pemberian penghargaan untuk siswa berprestasi, baik akademik maupun non akademik,” ujar Nuryadin, Sabtu (15/6), usai acara wisuda.

Untuk siswa peraih peringkat satu, Heni Aprilia, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 325, nilai rata-rata 81,3. Peringkat kedua diraih Adianti Anita Dewi, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 311, nilai rata-rata 77,8. Dan peringkat ketiga diraih Farah Adelia Susanti, kelas XII Keperawatan 3, jumlah nilai 307,5, nilai rata-rata 76,9.

Menurut Nuryadin, acara wisuda juga menjadi puncak dari kegiatan ekstra kurikuler. Disini, ada penampilan siswa dalam pentas seni, seperti Hadroh, pencak silat, kesenian ndolalak, maupun musik dari Saka Kustik. Kegiatan hiburan pentas seni ini, juga menjadi strategi sekolah untuk promosi.

Nuryadin menegaskan, bahwa SMK Kesehatan Purworejo, merupakan satu-satunya sekolah di Purworejo yang menggunakan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), dalam menguji kompetensi siswanya di bidang keperawatan dan farmasi. Itu artinya, lulusan SMK Kesehatan Purworejo yang lulus uji kompetensi, sudah kompeten (ahli) di bidang keperawatan dan farmasi.

Nuryadin, S.Sos, M.Pd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, saat memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.

Dalam menjalankan pekerjaannya sebagai asisten tenaga kesehatan, ungkap Nuryadin, harus mampu menjaga kerahasian pasien. Oleh sebab itu, sumpah profesi sangat dipandang perlu, sesuai UU Kesehatan RI no 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Permenkes RI no 80 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Asisten Tenaga Kesehatan.

“Dengan sumpah profesi ini, mereka siap terjun di masyarakat dan dinyatakan profesional,” terang Nuryadin.

Disampaikan pula oleh Nuryadin, dalam UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tahun 2019, SMK Kesehatan Purworejo berada di rangking 7 dari 43 SMK Negeri dan swasta se Purworejo, dan rangking 90 dari 1.534 SMK negeri dan swasta se Jateng. Sekolah ini juga meraih Akreditasi A, dalam akreditasi tahun 2018.

Untuk lulusan tahun ini, kata Nuryadin, dua siswanya diterima kuliah melalui program Bidik Misi di Universitas Negeri Udayana, Bali, di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, atas nama Nursidatun Nafiah, dan Mila Mirani, yang diterima di Fakultas Bioteknologi Universitas Diponegoro Semarang.

“Sebagian besar alumni melanjutkan kuliah, dan sebagian lagi langsung bekerja di beberapa perusahaan,” ungkap Nuryadin.

Nuryadin berpesan pada para wisudawan, agar selalu menjaga nama baik diri sendiri, almamater dan keluarga, dengan berperilaku serta berprestasi yang baik di rumah, tempat kerja, maupun masyarakat.

“Jalankan 4 T, tertib beribadah, tertib belajar, tertib berorganisasi, tertib bekerja, anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik, tenang meyakinkan,” pungkas Nuryadin. (Jon)

 

Sumber : http://koranjuri.com/113-siswa-smk-kesehatan-purworejo-ikuti-wisuda-dan-sumpah-profesi/

READ MORE
Kegiatanadmin
Share article:TwitterFacebookPinterestLinkedin
230 Views
31 Likes

SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA Sebagai Tanda Syukur Karena Mendapatkan Akreditasi A

 

 

Senin, 14 Januari 2019. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Hari PuSAKA. Hari PuSAKA ini adalah hari pengakraban bagi semua warga SMK Kesehatan Purworejo. Bahkan banyak alumni yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Acara dilaksanakan di kampus 2 SMK Kesehatan Purworejo dengan di awali oleh pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Bapak Nuryadin, S. Sos., M.Pd sebagai kepala SMK Kesehatan Purworejo. Acara pemotongan tumpeng di maksudkan sebagai tanda syukur karena SMK Kesehatan Purworejo mendapatkan akreditasi A dan rasa bangga terhadap para siswa yang berhasil menorehkan banyak prestasi yang di ikutinya. Acara ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan yang akan terus di adakan setiap tanggal 14 Januari di SMK Kesehatan Purworejo.
Acara dilanjutkan dengan perlombaan permainan tradisional untuk melestarikan permainan tradisional yang mungkin sekarang jarang lagi dimainkan oleh anak anak jaman sekarang karena sudah tergeser dari teknologi masa kini, misalnya gadget. SMK Kesehatan Purworejo mengadakan beberapa perlombaan permainan tradisional, seperti Lompat tali beregu, bakiak, bola bekel, egrang, gobak sodor, congklak beregu, dan tarik tambang.


Lompat tali beregu yang dimainkan oleh 5 anak dan 2 anak sebagai pemegang tali. Permainan ini mungkin terdengar familiar pada jaman sekitar era 90’an sampai 2000. Permainan ini terbilang permainan musiman yang banyak digemari anak-anak jaman dahulu. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan kesabaran.
Bakiak dimainkan oleh 5 anak dengan menggunakan sandal bakiak yang dimainkan oleh 5 anak. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan pemainnya.
Mungkin para anak perempuan jaman dahulu tidak asing dengan permainan bola bekel atau mereka malah sangat jago dalam memainkannya. Permaianan ini dimainkan 1 anak perwakilan setiap kelas. Permainan bola bekel ini digunakan sebagai sarana pengingat permainan masa kecil mereka, karena hampir sebagian siswa SMK Kesehatan Purworejo adalah Perempuan.
Permainan egrang dimainkan oleh 1 anak. Egrang yang dimainkan adalah egrang bambu, dimana setiap anak harus berdiri diatas bambu dan mempertahankan keseimbangan agar bisa berjalan diatasnya. Permainan egrang ini dulu sangat di gemari karena permainannya yang mudah dan menarik.


Gobak sodor adalah permainan tradisional yang dulu banyak diminati anak-anak, karena permainannya yang mudah di pahami. Gobak sodor ini dimainkan oleh 6 orang yang masing-masing menjaga setiap garisnya. Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan melatih strategi untuk menang.
Permainan congklak atau biasa di sebut dakon adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 anak di papan congklak dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar di sisi kanan dan kiri papan. Setiap lubangnya di isi oleh biji-biji congklak. Uniknya di SMK Kesehatan Purworejo pemain congklak ada 5 orang dimana setiap orang bergiliran untuk memainkannya sampai akhirnya munculah pemenangnya. Congklak adalah permainan tradisional yang melatih daya pikir untuk menerapkan strategi untuk memenangkannya. Perlombaan terakhir adalah tarik tambang. Dalam acara kali ini, tarik tambang adalah permainan yang paling heboh dan menarik, karena setiap regu yang bertanding harus berusaha untuk menarik tambang dengan sekuat tenaga hingga melampaui batas yang telah ditentukan. Dalam acara ini setiap regu terdiri atas 6 anak. Selain bermain dengan tenaga, setiap regu harus menjaga kekompakan dan tidak boleh lengah. Satu anak lengah, maka itu bisa menjadi keuntungan bagi lawan. Acara tersebut ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang.

READ MORE
  • 1
  • 2
Cari
Daftar Agenda
August 2025
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Jul    
Artikel Terbaru
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
  • Alasan Memilih Jurusan Farmasi
  • Information About Teacher Certification
Recent Posts
  • Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOSP Jan – Juni 2025
    July 25, 2025
  • Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    Hari Aksara Internasional 2022: Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar
    September 8, 2022
  • Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Kesehatan Purworejo Tahun Pelajaran 2021/2022
    April 12, 2021
Categories
  • Artikel2
  • Budaya SMK7
  • Business2
  • Cerpen1
  • Education1
  • Finance5
  • Health2
  • Informasi26
  • Kegiatan63
  • Learning1
  • Lifestyle3
  • Opini1
  • Prestasi6
  • Students3
  • Tak Berkategori5
  • Uncategorized50
Tags
artikel siswa balance coach coaching courses education jawa juara lifeguide LKS motivation MPLS office 365 OSIS Pendidikan PMR ppdb pramuka purworejo ROHIS silat smk SMK KESEHAATAN PURWOREJO smk kesehatan smk kesehatan purworejo strategy tips
logotype

Unggul dalam prestasi, berakhlaq mulia, mandiri dan terampil berlandaskan Iman dan Taqwa

FacebookPinterestGithub

Link Cepat

Profil Sekolah

Visi Misi

PPDB

Bantuan

Kontak Kami

Krajan, Pangenjurutengah, Kec. Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54114

(0275) 2971364

© Copyright 2022 SMK Kesehatan Purworejo