Purworejo – 130 siswa kelas XI Siswa SMK Kesehatan Purworejo yang terdiri dari 71 siswa Keperawatan dan 59 Farmasi jalani sumpah janji PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Gedung PKPRI, Purworejo pada Selasa (10/3). Pengambilan sumpah dipimpin oleh Kepala Sekolah SMK Kesehatan Purworejo Bapak Nuryadin, S. Sos, M.Pd. yang disaksikan oleh orang tua/ wali, dan sejumlah tamu undangan. PKL tahun 2020 dilaksanakan di 11 Apotek dan 12 Puskesmas di wilayah Kabupaten Purworejo.

Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Republik No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 80 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Asisten Tenaga Kesehatan, dalam menjalankan pekerjaannya asisten tenaga kesehatan harus mampu menjaga kerahasiaan pasien, oleh sebab itu dipandang perlu dilakukannya angkat sumpah bagi asisten tenaga kesehatan.

Dalam menjalankan profesi, seorang asisten tenaga kesehatan senantiasa berpegang teguh dan berperilaku sesuai dengan kehormatan profesinya, sehingga sebelum menjalankan tugas profesinya itu para asisten tenaga kesehatan selayaknya mengangkat sumpah sebagai janji profesinya. “Makna dari sumpah profesi ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kewenangan yang dimiliki agar berjalan sesuai profesinya, baik kepada pasien/klien, diri sendiri, yang yang paling utama adalah kepada Tuhan yang Maha Esa”.

Dijelaskan oleh Pak Nuryadin bahwa “Konsep dunia pendidikan Indonesia harus ada sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri yang disebut dengan mix and match. Sehingga perlu adanya kerjasama antara sekolah dengan Puskesmas, Rumah Sakit, Apotek, dan perusahan-perusahaan farmasi.” Sebelum melaksanakan PKL siswa/i telah melaksanakan Pengabdian UKS di 22 SMP/ MTs di Kabupaten Purworejo, responsi, dan pebekalan. Hen